Showing posts with label gadget. Show all posts
Showing posts with label gadget. Show all posts
Sunday, April 8, 2018

Tips bikin konten yang banyak dibanjiri like di medsos



Tips 1 
Meski terdengar sepele, lensa memiliki peran penting dalam pengambilan gambar. Lensa yang terdapat noda dapat memengaruhi gambar yang dihasilkan sehingga terlihat buram atau terlihat kabur.

Tips 2
Perhatikan kehadiran leading lines dalam pengambilan gambar. Leading lines merupakan garis dalam gambar yang membimbing mata menuju fokus sebuah gambar dan memberikan efek bahwa objek tersebut terkesan jauh. contoh leading lines yang dapat ditemukan di sejumlah titik pengambilan gambar, seperti bayangan, garis pasir di pantai, jalan lurus yang terbentang, pohon-pohon yang tertanam beriringan, hingga pola teratur di atas gurun.

Tips 3
pencahayaan juga menjadi aspek penting berikutnya yang perlu diperhatikan. Cahaya memiliki peran penting dalam menghasilkan kualitas gambar yang baik. Kondisi pencahayaan yang berlebih maupun redup dapat menimbulkan efek yang tidak diinginkan seperti over exposure, blur, red eye, hingga noise. Untuk itu, diperlukan bukaan lensa yang sesuai dengan kondisi cahaya.

Tips 4
Penentuan sudut pandang yang beragam turut menjadi tips dari Puan dalam memaksimalkan pengambilan gambar. Kreativitas menjadi salah satu kunci dalam menentukan perspektif yang unik saat pengambilan gambar dilakukan.Memotret itu gak harus selalu dari eye view, tapi harus dicoba juga lebih ke atas, lebih ke bawah dekat dengan tanah, lebih ke kanan, atau lebih ke kiri. 

Tips 5
Kita juga harus mau effort untuk eksplor titik-titik yang mau dijadikan tempat pengambilan gambar. Selain memahami kondisi medan, ini juga bisa bikin kita lebih peka sama keunikan yang ada di sekitar kita

Tips 6
Terakhir, yang tak kalah pentingnya, adalah penentuan caption dalam unggahan hasil karya di medsos. Caption yang menarik, terlebih mampu memberikan narasi, akan mendukung sebuah gambar maupun video menjadi epik.

Practice makes perfect. Kita harus sering-sering latihan juga untuk mengasah terus potensi yang kita punya, karena hasil gak akan mengkhianati usaha.

Oke guys, itu dia tips nya, semoga bermanfaat ya...


Read more ...
Thursday, March 22, 2018

cara merawat smartphone anda

Ga mau kan smartphone yang baru anda beli berumur pendek, alias cepet rusak. berikut, admin sudah siapin tips-tips agar smarthpone kamu awet bertaun-taun.

1. Rawat Sector Body atau Tubuh Smartphone kamu
Cara merawat smartphone yang paling umum untuk menjaga kemulusan body. Dengan memakai pelindung smartphone berupa case. Untuk layar Smartphone, gunakan screen protecktor untuk melindungi layar agar tidak mengalami goresan yang dapat membuat efek jelek pada msratphone sobat. Semua itu dilakukan bertujuan agar Smartphone Android sobat awet dan dahan lama jika terjadi sebuah insiden smartphone jatuh atau terkena air.

2. Perawatan Pada Sofware(Sector Sofware)
Perawatan pada bagian sofware ini kita harus memperhatikan dalah hal
a.Perhatikan  spesifikasi dan kapasitas penyimpanan (Memory internal dan Ram) pada Smartphone anda.
b.Installah aplikasi pada Smartphone yang hanya di butuhkan. Sebab, terlalu banyak aplikasi dapat menyebabkan Smartphone Android sobat lemot.
c.Hati-hatilah dalam penginstallan aplikasi untuk Smartphone Android sobat. Sebab, banyak aplikasi di luar sana yang tidak aman. Jadi, install aplikasi pilihan anda yang bersumber dari “Google Play Store”.
d.Install aplikasi antivirus yang terpercaya menurut anda.

3.Perawatan Pada Baterai
a.Gunakan selalu charger asli /original yang didapat ketika membeli Smartphone.
b.Biasakan mencharger smartphone ketika isi batrai benar-benar habis dan diharuskan untuk menchargernya.
c.Hindarkan tempat yang memiliki suhu tinggi atau panas ketika mencharger Smartphone.
d.Jika sering menggunakan powerbank, setidaknya seminggu sekali anda mencharger menggunakan device charger bawaan dari Smartphone sampai penuh.
Read more ...
Tuesday, March 20, 2018

Motorola G5S VS Xiaomi Mi A1



Motorola meluncurkan smartphone Moto G5S Plus yang menjadi andalan baru di segmen menengah Tanah Air. Hanya berselang sehari setelahnya, giliran Xiaomi menghadirkan Mi A1 di segmen yang sama. 

Baik Moto G5S Plus maupun Xiaomi Mi A1 mengincar "kue" yang sama di papan tengah yang semakin penuh oleh tawaran-tawaran baru dari aneka pabrikan gadget. Harga keduanya hanya berselisih Rp 100 ribu. Mi A1 dibanderol Rp 3,1 juta, sementara Moto G5S Plus dihargai Rp 3 juta, setidaknya selama masa pre-order selama 9 hari dari 20-29 September 2017. 

Spesifikasi Moto G5S dan Mi A1 pun mirip. Keduanya memiliki layar 5,5 inci full-HD berlapis Gorilla Glass 3, ditenagai chip Snapdragon 625, RAM 4 GB, dan baterai di kisaran 3.000 mAh. Bahkan sistem operasinya pun sama-sama menjalankan Android 7 Nougat versi stock alias tanpa tambahan custom UI. Baca: Di Indonesia, Xiaomi Komentari Kamera Ganda Moto G5S Plus Mirip, tapi beda Namun, tetap terdapat beberapa perbedaan di antara kedua ponsel, seperti misalnya kapasitas storage Xiaomi Mi A1 yang lebih besar di angka 64 GB, sementara Moto G5S Plus hanya 32 GB. Konfigurasi kamera ganda mereka pun berbeda. 

Moto G5S Plus memiliki dua kamera yang identik dari segi resolusi (13 megapiksel) dan cakupan bidang pandang (wide). Saat pengguna Moto G5S Plus menekan tombol shutter, kedua kamera full-color dan monokrom ini menjepret foto secara berbarengan. Foto hitam putih kemudian disatukan dengan foto warna untuk membuahkan frame akhir yang diklaim berkualitas lebih tinggi, ketimbang jika hanya menggunakan kamera tunggal. Kamera ganda di Moto G5S Plus juga mampu menghasilkan efek depth-of-field (bokeh) ala kamera DSLR, di mana subyek utama tampil tajam, sementara latar belakang/depan tampak buram.

Sementara itu, kamera ganda di Xiaomi Mi A1 sama-sama memiliki resolusi 12 megapiksel, namun cakupan bidang pandanganya berbeda. Satu kamera Xiaomi Mi A1 berbidang pandang lebar (wide angle, setara 26 mm di kamera full-frame) sedangkan kamera kedua berbidang pandang sempit (short tele, setara 50 mm di kamera full frame) sehingga cocok untuk memotret subyek di kejauhan atau subyek orang (portrait). 

Motorola Kamera short tele di Mi A1 juga mampu menghasilkan efek depth-of-field secara lebih menawan, karena background compression yang dihasilkan perspektif lensa (short tele), di mana latar belakang tampak lebih "dekat" dengan subyek utama.

source : kompas

Read more ...

Motorola G5S Specification


Moto G5S smartphone was launched in August 2017. The phone comes with a 5.20-inch touchscreen display with a resolution of 1080 pixels by 1920 pixels. Moto G5S price in India starts from Rs. 10,799.

The Moto G5S is powered by 1.4GHz octa-core Qualcomm Snapdragon 430 processor and it comes with 4GB of RAM. The phone packs 32GB of internal storage that can be expanded up to 128GB via a microSD card. As far as the cameras are concerned, the Moto G5S packs a 16-megapixel primary camera on the rear and a 5-megapixel front shooter for selfies.

The Moto G5S runs Android 7.1 and is powered by a 3000mAh non removable battery. It measures 150.00 x 73.50 x 9.50 (height x width x thickness) and weigh 157.00 grams.

The Moto G5S is a dual SIM (GSM and GSM) smartphone that accepts Nano-SIM and Nano-SIM. Connectivity options include Wi-Fi, GPS, Bluetooth, USB OTG, Headphones, FM, 3G and 4G (with support for Band 40 used by some LTE networks in India). Sensors on the phone include Proximity sensor, Accelerometer, Ambient light sensor and Gyroscope.
About Motorola
Motorola Mobility was established in 2011 following the split of Motorola into two companies, with Motorola Solutions catering to the enterprise segment. Acquired soon after by Google, Motorola Mobility was sold to Lenovo in 2014. Motorola made its first Android smartphone in 2009, and its first Android tablet in 2011.

source : GADGETS
Read more ...
Sunday, March 18, 2018

Fungsi RAM pada SmartPhone


Jadi ceritanya sekarang ini kita lagi hidup pada jaman dimana hampir semua orang menggunakan smartphone untuk keseharian mereka. Semakin kesini perkembangannya pun semakin pesat dan bahkan mendekati “gila” kalau menurut mimin. Gimana gak gila, lha wong perkembangannya itu cepet banget sampai mengalahkan perkembangan perangkat lain yang lebih dulu lahir seperti misalnya laptop atau yang lainnya. Mulai dari sensor kamera beresolusi besar, prosesor yang “core” nya makin banyak dan cepat hingga baru-baru ini ada sebuah smartphone yang menggunakan kapasitas RAM yang mulai menyaingi RAM dari sebuah laptop.

Iya, sekarang ini sudah ada sebuah smartphone yang memiliki kapasitas RAM hingga 4 GB dan mungkin kedepannya bakal ada lagi yang menyaingi meskipun dengan kapasitas yang demikian besarnya itu mimin rasa sudah sangat-sangat cukup bagi para pengguna gadget khususnya smartphone. Beberapa orang mungkin akan mengucap kata seperti ini secara spontan ketika mengetahui bahwa terdapat sebuah smartphone dengan kapasitas yang demikian besar:

Kata itu pun sempat terlintas di benak mimin waktu itu sehingga mimin berinisiatif untuk membuat posting ini karena ternyata ada beberapa orang yang ternyata benar-benar belum tau apa kira-kira manfaat dari kapasitas RAM yang besar pada sebuah perangkat. Oke, disini mimin akan menjelaskan dengan bahasa orang awam agar lebih mudah dimengerti. Jadi bagi kamu yang merasa sudah expert atau mengerti mengenai ilmu-ilmu komputer lebih baik mencari artikel di tempat lain karena disini mimin tidak akan menjelaskan secara detail karena memang ini bukan bahan untuk kuliah.

Oke, kita mulai saja yaa. RAM adalah singkatan dari Random Access Memory, kamu bisa baca di Wikipedia untuk definisi lengkapnya. Sekarang silahkan perhatikan gambar dibawah ini. Ini adalah gambaran sederhana untuk menggambarkan apa fungsi RAM pada perangkat kita.
Ketika menjalankan sebuah atau lebih dari satu aplikasi, sebagian data dari aplikasi tersebut akan diproses dan “disimpan sementara” di RAM. Contoh diatas menggambarkan bagaimana ketika kita membuka beberapa aplikasi sekaligus pada perangkat kita. Apps 1, 2 dan 3 adalah running apps atau aplikasi yang sedang berjalan baik di foreground (aplikasi yang sedang berjalan dan ditampilkan dilayar) ataupun di background (aplikasi yang di minimize atau disembunyikan dari layar namun tetap berjalan), sedangkan bar berwarna hitam adalah Empty ram space atau ruang kosong pada RAM.


Nah jika dalam keadaan seperti diatas, maka proses multitasking (berpindah dari aplikasi satu ke aplikasi lain tanpa menutupnya) antara App 1, 2 dan 3 akan berjalan dengan lancar karena RAM masih mampu menampung data pada aplikasi yang bersangkutan. Jadi RAM beguna untuk membantu kinerja prosesor untuk mengeksekusi dan membaca “data” pada sebuah aplikasi agar dapat berjalan dengan lebih ringan dan lancar.

Pada gambar diatas terlihat bahwa RAM tidak cukup besar untuk menampung semua aplikasi yang kita jalankan. Maka biasanya perangkat kita akan secara otomatis menutup aplikasi lain yang berjalan di background atau “mengosongkan” RAM untuk memberikan ruang pada aplikasi baru yang sedang dijalankan pada foreground karena memang aplikasi yang berjalan pada foreground biasanya lebih di prioritaskan. Nah pada saat proses pengosongan tersebut biasanya perangkat akan mengalami “lag” atau proses yang tersendat (lemot).

Karena memang kinerja prosesor akan sangat terbebani ketika ia harus membuka sebuah aplikasi baru dimana prosesor harus “membaca” atau mengambil data aplikasi dari awal. Lain halnya jika aplikasi tersebut sudah di proses sebelumnya dan tersimpan di RAM, maka prosesor hanya perlu mengambil atau membaca data yang sudah tersimpan pada RAM sehingga prosesnya akan terasa lebih cepat dan ringan. Sampai disini sudah paham? Oke kita lanjutkan lagi.

Jika keadaannya seperti diatas (RAM penuh karena terisi oleh aplikasi yang besar dan berat) maka proses multitasking tidak akan bisa dilakukan dengan lancar karena pemrosesan data sepenuhnya dibebankan pada prosesor. Hal ini akan membuat baterai cepat terkuras karena prosesor harus bekerja lebih keras dan tentu saja akan berefek pada meningkatnya suhu pada perangkat.

semoga bermanfaat
Source: techijau
Read more ...

Pengetahuan Dasar Processor pada Smartphone


ternyata masih banyak orang yang menganggap bagus tidaknya suatu perangkat hanya berdasarkan jumlah “core” pada prosesor yang dimilikinya, sehingga cukup banyak orang yang justru memilih perangkat yang tidak sesuai dari apa yang mereka harapkan. Nah disini, mimin akan coba jelaskan tentang apa-apa saja yang perlu kamu ketahui soal prosesor, CPU atau SoC agar tidak ada lagi dusta kesalahpahaman diantara kita. Tentu saja, mimin akan menjelaskannya dengan “bahasa orang awam” agar lebih mudah untuk dimengerti.

Sebelumnya, kamu perlu tau arti dari istilah-istilah yang digunakan ketika kita membahas soal prosesor, supaya nantinya kamu akan lebih mudah memahaminya. Istilah tersebut antara lain :

CPU : (Central Processing Unit) Mungkin kalian sudah tau ya, ini adalah sebutan lain dari prosesor yang fungsinya adalah untuk melakukan proses dari perintah yang diberikan. Ibarat kata, CPU ini adalah otaknya perangkat. Cepat tidaknya respon dari perangkat kita, tergantung dari kekuatan CPU yang digunakan. Butuh penjelasan yang lebih spesifik? Coba mampir ke Wikipedia.

GPU : (Graphics Processing Unit) Ini adalah komponen khusus yang bakal membantu pemrosesan atau pengolahan gambar / grafis. Buat yang suka game HD atau 3D, peran dari GPU ini sangat penting supaya perangkat mampu menampilkan gambar yang detail serta pergerakan yang mulus, tidak patah-patah alias lag.

SoC : (System on Chip) Chip khusus yang terintegrasi, dimana didalamnya terdapat “satu paket” CPU, GPU, chip modem dan mungkin yang lainnya. Umumnya, smartphone menggunakan SoC karena ukurannya yang kecil, serta penggunaan daya yang lebih kecil dibandingkan CPU “yang sebenarnya”.

Core : Artinya adalah inti. Biasanya, kita akan menggunakan istilah “sekian-core” untuk menyebutkan jumlah inti (core) dari sebuah prosesor, baik CPU maupun GPU. Tapi pada smartphone, umumnya yang di sebutkan hanya core dari CPU saja.

Jumlah Core : Ini yang biasanya jadi titik awal kesalahpahaman orang soal prosesor. Kenapa? Nanti bakal mimin bahas dibawah. Nah, untuk menyebut jumlah core, biasanya digunakan istilah berikut : Single = Jomblo 1, Dual = 2, Quad = 4, Hexa = 6, Octa = 8, Deca = 10, dst.

ARM & Cortex : Setau mimin sih ARM ini perusahaan yang biasa mendesain sebuah prosesor. Dan desain prosesor dari ARM biasanya digunakan pada sebagian besar prosesor (SoC) pada smartphone atau tablet. Biasanya, prosesor yang menggunakan desain dari ARM akan memiliki nama “Cortex” dibelakangnya. Misal : Quad-core sekian GHz, ARM Cortex-A**. Detailnya cek di Wikipedia deh.

x86 : Adalah desain prosesor rancangan Intel yang bisa sangat kencang (tapi boros), namun bisa juga menjadi hemat daya jika GHz nya diturunkan. Jangan sampai kebalik sama x64 yaa, karena x64 itu adalah prosesor rancangan AMD, yang saat ini belum ada di smartphone.

Nah, sekarang kita masuk ke pembahasan utama. Setelah kamu tau bahwa “Core” itu adalah inti dari CPU, mungkin kamu bakal berpikir bahwa jumlah Core yang lebih banyak berarti performanya lebih bagus. Padahal, itu tak sepenuhnya benar.

Kita juga mesti memperhatikan arsitektur atau desain rancangan yang digunakan oleh prosesor tersebut, dan hal lain yang kamu perlu tau adalah desain rancangan prosesor dari ARM (yang kini digunakan oleh sebagian besar gadget) itu memiliki 2 jenis yang berbeda, yang mana keduanya ini memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing, yaitu :

Core Cepat : Tipe inti CPU ini biasanya sangat responsif alias cepat, namun memiliki kekurangan pada efisiensi daya. Artinya, kalaupun angka GHz nya diturunkan (underclock), maka ia tetap tidak bisa hemat daya. (Yang saat ini populer adalah Cortex-A57 dan Cortex-A72)
Core Hemat Daya : Sedangkan tipe CPU ini kelebihan pada efisiensi daya alias irit (dalam penggunaan daya baterai). Tapi, meskipun angka GHz nya dinaikkan (overclock), ia tetap tak bisa memberikan respon yang lebih baik (dibanding dengan tipe core yang satu lagi). Cortex-A53 adalah core hemat daya yang populer untuk saat ini.

Dan seiring perkembangannya, sekarang ini sudah ada rancangan prosesor dengan Custom Core, dan yang paling populer adalah produksi dari Qualcomm pada prosesor Snapdragon seri tertentu. Saat ini, mereka punya arsitektur prosesor bernama “Krait” dan “Kryo” yang menurut sumber yang mimin baca, arsitektur ini bisa fleksibel.

Artinya, ia bisa sangat kencang, tapi juga bisa irit jika GHz nya diturunkan, sehingga biasanya prosesor ini hanya memiliki 4 core saja. Tapi konon, biaya untuk memproduksi prosesor dengan arsitektur ini tuh nggak murah, jadi yaa biasanya khusus untuk perangkat kelas atas saja.

Tambahan
Performa tak melulu dipengaruhi oleh CPU loh, karena GPU alias chip pengolah grafis juga akan sangat mempengaruhi performa, khususnya untuk urusan gaming.

Yaps, chip ini memang hanya akan terasa pengaruhnya dalam penggunaan tertentu saja, seperti untuk urusan bermain game misalnya. Tugasnya adalah untuk membantu CPU dalam melakukan pengolahan gambar, agar gambar nampak lebih detail, serta pergerakan gambar lebih mulus.

Biasanya, efek dari performa GPU baru akan terasa ketika kita memainkan game-game 3D berat. Umumnya, ponsel Android yang beredar saat ini mengandalkan beberapa GPU seperti Adreno (bawaan dari chipset Qualcomm Snapdragon), Mali, hingga PowerVR.

Namun sayangnya, seringkali, detail dari GPU ini sendiri masih jarang diungkapkan sehingga biasanya kita hanya akan mengira-ngira performanya berdasarkan seri GPU yang digunakan.

Kesimpulan
Jadi, sekali lagi mimin tegaskan bahwa jumlah Core yang lebih banyak belum tentu dapat memberikan performa yang lebih baik. Semua itu tergantung dari arsitektur atau rancangan untuk membangunnya. Jangan lupa juga, dukungan RAM juga bakal mempengaruhi performa dari perangkat, khususnya ketika menjalankan proses yang berat.

source : techijau


Read more ...
Saturday, March 17, 2018

Faktor Yang Mempengaruhi Bagus Tidaknya Performa Smartphone



Performa hape dipengaruhi oleh beberapa komponen utama, yang saling “bekerjasama” untuk memproses perintah-perintah yang kita inginkan. Nah, diantaranya adalah sebagai berikut :

CPU
Salah satu komponen utama yang mempengaruhi “kecepatan” alias performa dari hape kita adalah CPU. Tugas utamanya adalah untuk memproses dan memberikan respon pada perintah yang kita inginkan. Nah, performa dari CPU alias Prosesor ini sendiri dipengaruhi oleh beberapa hal.

Yang pertama adalah proses fabrikasinya, arsitekturnya, kecepatannya (dalam satuan MHz atau GHz) serta jumlah “core” alias inti prosesornya. Nah disini kadang para pengguna agak sedikit salah pengertian bahwa semakin banyak core maka semakin kencang. Itu nggak 100% bener.

GPU
Kalau di hape, biasanya komponen yang satu ini tuh bakal jadi satu paket sama CPU, yang biasanya disebut sebagai chipset. GPU itu tugasnya membantu CPU dalam pengolahan grafis. Jadi GPU ini penting untuk urusan game dan hal lain yang berhubungan dengan pengolahan grafis. Entah untuk kamera, tapi denger-denger sih pengaruh juga. Jadi semakin kuat GPU nya, semakin baik pula kemampuannya dalam mengambil video. Dalam arti, bisa merekam dalam resolusi yang lebih besar serta frame per detik yang lebih banyak.

Ibarat mobil yang ada di lintasan pas hujan, CPU itu ibarat mesin, dan GPU ibarat ban. Kalau mesinnya kuenceng tapi ban nya ternyata licin (GPU kurang powerful), maka yaa akselarasinya bakal nggak maksimal. Semoga bisa kebayang maksudnya gimana 😀

RAM
Nah kalau yang ini juga nggak kalah pentingnya, sebuah komponen utama yang mempengaruhi performa hape. Sebenernya nggak perlu RAM dengan kapasitas gede-gede banget sih untuk bisa dapet performa yang oke, asalkan bisa untuk menampung apps berjalan yang kita gunakan, itu udah cukup kok.

RAM dengan kapasitas super gede hanya bakal berguna kalau misal kita sering melakukan aktivitas multitasking atau bermain game berat di hape yang kita gunakan. Di tahun 2016 ini, hape dengan RAM 2GB udah terbilang cukup kok untuk pemakaian standar. 3GB untuk gamers, penggila socmed & multitasking, sedangkan RAM 4GB keatas untuk mereka yang suka multitasking like a pro!

Nah sebenernya, ada yang lebih penting lagi nih daripada kapasitas dari RAM, yaitu jenis atau mimin menyebutnya sebagai “grade” dari RAM itu sendiri (atau entah orangain menyebutnya sebagai apa). Jadi, RAM itu ada macam-macam jenis (grade) nya. Ada yang DDR1, DDR2, DDR3, DDR4 dan seterusnya. Semakin tinggi angka dibelakang DDR, maka semakin modern pula jenis RAM itu, dan semakin kencang juga kecepatannya. Sebagai gambaran, hape kelas menengah hingga atas saat ini rata-rata menggunakan RAM berjenis LPDDR3, sedangkan untuk kelas tertinggi alias flagship, sebagian ada yang pakai LPDDR3, ada juga yang LPDDR4.

Jadi jangan kaget kalau misalnya ada hape dengan RAM lebih kecil namun lebih gegas dalam melakukan multitasking, salah satunya yaa karena perbedaan jenis RAM itu tadi, plus faktor pendukung performa lainnya.

Storage
Hal lain yang mempengaruhi kecepatan hape adalah storage. Storage alias penyimpanan internal pada perangkat juga punya grade kecepatan baca tulis yang berbeda-beda loh. Semakin cepat kemampuan dari penyimpanan tersebut untuk membaca dan tulis data, semakin baik pula respon yang dapat diberikan.

Pengoptimalan Software
Hardware sudah mantab, tapi kalau software nya kurang optimal yaa performa pun juga bakal nggak optimal. Yang ini sepertinya terlalu sulit bagi mimin untuk membuatkan deskripsinya. Jadi yaa intinya, software juga ngaruh lah pokoknya 😀

Lainnya
Selain beberapa faktor utama yang sudah mimin sebut diatas itu, masih sangat mungkin ada banyak faktor lain lagi yang juga turut mempengaruhi performa dari suatu gadget. Dan karena keterbatasan pengetahuan yang mimin punya, maka mimin hanya menuliskan apa-apa saja yang mimin ketahui.

Nah, itulah beberapa hal yang bisa mempengaruhi performa dari suatu gadget. Jadi yaa apa yang membuat hape kencang itu nggak cuma soal CPU dan RAM aja. Dan jangan heran juga kalau ada hape dengan “spek kasar” yang sama, namun dibanderol dengan harga yang berbeda karena memang ada detail-detail kecil lain yang mempengaruhi harga dan performa, seperti misalnya soal RAM (DDR2, DDR3 dst) dan juga CPU.
Read more ...

Mengenal Bisnis Online, mengenal pula kelebihan dan kekurangannya

Hasil gambar untuk bisnis online

Apa sih bisnis online itu?. Bisnis online adalah sebuah kegiatan berbisnis yang dilakukan secara online. Jika kita perhatikan dari segi bahasa, kata bisnis memiliki pengertian usaha komersial dalan dunia perdagangan, sedangkan online memiliki pengertian dalam jaringan. Dengan demikian, bisnis online adalah usaha komersial dalam dunia perdagangan yang dilakukan dalam jaringan (internet).
Sudah banyak sekali orang yang berbisnis dengan metode online, karena banyak sekali keuntungannya dan persyaratannya pun cukup mudah. Apalagi, dengan metode ini produk yang kita tawarkan tidak hanya dilihat oleh orang sekitar saja. Produk kita bisa dilihat oleh orang se Indonesia bahkan sedunia.

Syarat Berbisnis Online
Oke, sebelum kita mengenal lebih jauh mengenai apa itu kelebihan dan kekuragan dari bisnis ini, alangkah lebih baiknya anda mengetahui persyaratan dan berbisnis online. Ada 5 syarat yang harus dipenuhi oleh pebisnis online:

1.       Dapat mengoperasikan komputer (Pc/laptop) dengan baik
Ini merupakan dasar yang harus dimiliki oleh pebisnis onlie karena semua yang dilakukan disini pastinya akan menggunakan komputer.

2.       Memiliki Koneksi Internet yang cukup
Karena penjualan produk atau jasa yang kita tawarkan menggunakan jaringan internet, tentunya ini menjadi syarat wajib bagi para pebisnis online. Tanpa koneksi  internet, maka bisnis tidak akan bisa berjalan.

3.       Memiliki Email
Seorang pebisnis onlie wajib memiliki akun email minimal satu. Alamat email ini akan selalu digunakan oleh pebisnis online.

4.       Memiliki Akun Bank Local
Hal ini juga penting mengingat transaksi yang dilakukan online, tanpa bertatap muka antara penjual dan pembeli. Kebanyakan pebisnis online menggunakan akun bank seperti BCA, Mandiri, dan BRI.

5.       Memiliki Akun Bank Sedunia
Selain bank lokal, ini juga mungkin perlu dimiliki oleh para pebisnis online. Sebagai contoh yaitu PayPal.

Keuntungan dan Kekurangan Berbisnis Online
Ada banyak sekali keuntungan yang dapat kita raih jika kita menggunakan metone online. Akan tetapi, mungkin juga ada beberapa kelemahan dari metode ini. Namun, menurut hemat saya dan pengalaman saya, lebih banyak keuntungan (kelebihan) metode online dibanding kekurangan (kelemahannya).

Keuntungan (Kelebihan)

1.       Dapat dilakukan kapanpun dan dimanapun
Bisnis online ini sangat fleksibel sekali. Anda bisa menjalankannya tanpa harus memiliki tempat khusus (Kita bisa memilih tempat berbisnis sendiri). Anda dapat melakukan bisnis online ini kapan saja anda mau asalkan masih terkoneksi dengan internet.

2.       Tidak Dipungut biaya
Bisa dibilang bisnis online itu gratis (tanpa modal). Akan tetapi menurut saya sih tidak benar benar tanpa biaya, karena anda tetap harus mengeluarkan uang untuk beli kuota internet, kecuali anda melakukan bisnis dikantor tempat anda kerja yang difasilitasi koneksi internet (internet gratisan)

3.       Dapat berjalan sekalipun kita sedang tidur
Kok bisa?. Ya tentu saja bisa. Karena sifatnya online, maka toko anda akan tetap buka tanpa harus anda awasi. Kapan pun pelanggan bisa melihat produk yang kita jual, mau pagi, siang, sore, malam, bahkan tengah malam pada saat anda tidur.

4.       Tidak banyak mengeluarkan Tenaga
Kenapa hemat tenaga? Karena pekerjaan anda cukup ringan. Cukup dengan didepan komputer atau laptop sambil nyemil, ngopi, ngeteh, tidur-tiduran, lesehan, pokoknya santai.

5.       Bisa dilakukan tanpa memiliki produk sendiri
Bisnis Online ini banyak macamnya. Bila anda tidak punya produk sendiri, ada banyak alternatif bisnis online, contohnya yaitu reseller dropship (yang saya lakukan saat ini), PPC, PTC, dan lain sebagainya. Insya Allah akan kita bahas dipertemuan selanjutnya.

6.       Produk tidak hanya dilihat oleh orang-orang sekitar saja
Seperti yang sudah saya singgung sebelumnya, jika kita menjual produk di dunia maya, maka produk kita bisa dilihat oleh orang diseluruh Indonesia, bahkan sedunia.

7.       Kita adalah bosnya
Dalam bisnis online, tidak ada istilah karyawan. Sebagai pebisnis online, kita adalah bos bagi diri kita sendiri. Kita bebas melakukan apa saja tanpa ada orang lainnya yang mengaturnya.

8.       Mudah mempromosikan produk
Bisnis online dalam hal pemasaran produk tidak diribet bisnis offline yang mungkin harus door to door. Anda cukup promosi lewat media-media sosial seperti facebook, twitter, g+, dll.

Kelemahan (Kekurangan Bisnis Online)

1.       Sangat bergantung pada internet
Semua kegiatan bisnis online selalu membutuhkan koneksi internet. Tanpa internet, bisnis bisa berhenti (bubar) atau dengan kata lain mati gaya, mati kutu, pokoknya ga bisa berkutik.

2.       Kurangnya Kepercayaan Konsumen
Sering adanya penipuan di internet membuat tidak sedikit orang (calon pelanggan) yang masih kurang percaya dengan para penjual di internet.

3.       Pelanggaran Hak Cipta
Apabila kita sebagai penjual “File” seperti Ebook yang murni buatan (karya) kita sendiri, maka ketika produk kita tersebut laku dipasaran. Tak perlu heran akan banyak para pembajak yang menjual produk yang sama tanpa kita ketahui

4.       Masalah pengiriman barang/produk
Dalam sistem online, ini mungkin bisa jadi penghambat juga. Karena pelanggan tidak berada ditempat kita jualan, maka akan ada biaya tambahan (ongkir). Kalau memang ukuran barang dan beratnya kecil tidak terlalu jadi persoalan karena hanya akan dihitung berat 1 kg. Jika pake jasa kurir JNE biasanya 9 ribu saja untuk per satu kilonya (pengiriman ke JABODETABEK). Masalahnya kalo yang kita jual bentuk, ukuran dan beratnya besar. Maka perlu biaya yang cukup banyak juga dan biasanya pembeli jadi pikir-pikir dulu.


Read more ...

Review Lengkap Samsung Galaxy J2 Prime

Hasil gambar untuk review samsung j2 prime
Galaxy J Prime series merupakan perangkat yang baru dihadirkan oleh Samsung untuk pasar Indonesia, dan ketiga perangkat ini nampaknya sangat diandalkan oleh perusahaan raksasa asal Korea Selatan ini untuk mendongkrak angka penjualan untuk smartphone kelas low-end hingga mid-end. Nah kebetulan nih, sudah beberapa hari ini mimin berkesempatan untuk mencicipi langsung salah satu dari tiga seri Galaxy J Prime, yaitu Galaxy J2
berikut review lengkap dari smartphone dengan model paling murah dari Galaxy J Prime series ini berdasarkan pengalaman menggunakannya selama sekitar 10 hari untuk mengobati rasa penasaran bagi kamu yang mungkin sedang mempertimbangkan untuk memilikinya.

apa saja yang ada didalam box
Apa saja isi dari paket penjualan Samsung Galaxy J2 Prime? Beberapa hal yang bisa kita temukan di dalam dus kemasan dari smartphone ini antara lain ada kepala charger (adaptor), kabel USB, kartu garansi, earphone, satu buah baterai, dan pastinya hape itu sendiri, plus dapat bundling kartu IM3 Ooredoo yang sudah berisi paket data 10GB (4G only) plus 2GB (semua jaringan), yang ternyata memang benar-benar nggak bisa digunakan untuk perangkat lain.
Cukup lengkap yaa isi paket penjualannya, mengingat saat ini tak sedikit dari vendor smartphone yang tak menyertakan earphone atau headset dalam paket penjualan produknya.

Fisik dan Desain
Kalau dari segi fisik, sekilas desain bagian depan dari hape ini mengingatkan mimin pada hape Samsung Galaxy Y Duos generasi pertama, yang saat itu (sekitar tahun 2010 – 2011) juga menjadi andalan Samsung di kelas low-end. Iya, mirip banget, lengkap dengan frame terluar yang di finishing dengan efek chrome.

Hanya saja, hape ini nampak memiliki sebuah lampu flash di bagian depat yang terletak di atas layar. Selebihnya, ia tampil tak jauh beda dengan hape Samsung jadul itu, lengkap dengan tombol home fisik khas Samsung. Sejak pertama kali menggunakannya, kesan “murah” sudah mulai terasa di hape ini.  maklum yaa kalau ternyata hape ini belum dilapisi dengan pelindung seperti Corning Gorilla Glass atau Asahi Dragontrail Glass.

Tapi yang membuat  “ada yang kurang” dari hape ini adalah, ternyata Samsung juga tak melapisi panel depannya tersebut dengan Oleophobic coating, semacem lapisan anti sidik jari gitu. Sehingga, bercak bekas sidik jari dan keringat tipis di ujung jari akan sangat mudah menempel di layarnya, sehingga mudah sekali kotor. Dan iya, hal itu membuatnya jadi terkesan lebih murah dari harga yang dibanderolnya. Berasa seperti pegang hape dibawah sejutaan.
Bagian belakangnya pun terbuat dari bahan semacam plastik berpola yang mirip dengan milik Galaxy S5, dan covernya ini juga sangat mudah kotor ketika dipegang. FYI aja, padahal tangan mimin tuh nggak berminyak yang parah-parah banget kok. Tapi secara keseluruhan, hape ini terbilang nyaman kok untuk digenggam. Apalagi cover belakangnya dibuat melengkung, sehingga akan memberikan grip yang terasa lebih secure ketika dipegang.

Ukurannya yang tergolong agak kecil (layar 5.0 inch) membuatnya mudah untuk digunakan dengan penggunaan satu tangan. Di bagian belakangnya itu kita akan menemukan sebuah kamera yang agak menonjol dan memiliki list atau frame dengan finishing chrome, serta lampu LED flash dan juga lubang speaker di sisi kiri dan kanan kameranya. Oiya, kalau kamu tanya apakah cover belakangnya bisa dilepas, jawabannya adalah iya. Baterainya juga bisa dilepas kok.

Dibalik covernya, kita bisa menemukan dua slot kartu micro SIM dan juga slot microSD yang terpisah. Kedua SIM nya ini sudah bisa terkoneksi di jarinya 4G LTE yaa. Sementara untuk tombol volume diletakkan di sebelah kiri, dan tombol power di sebelah kanan. Bagian atas terdapat lubang jack audio 3.5mm, sementara di bagian bawah ada port microUSB v2.0 untuk charging. Terus sensor sidik jari gimana?

Hardware
Salah satu keistimewaan paling menonjol di sisi hardware yang bisa mimin temukan pada perangkat ini adalah bagian LED flash di bagian depannya, yang fungsinya jelas untuk membantu ketika pengguna ingin berfoto selfie di area kurang cahaya.

Selebihnya, ia nampak punya fitur serupa dengan hape Samsung pada umumnya, lengkap dengan tombol home fisik di bagian bawah layar. Oiya, ada hal lain lagi nih yang menjadi nilai plus di sisi hardware nya, yaitu pada bagian baterai yang punya kapasitas sangat besar untuk hape sekelasnya (2600 mAh).

Fitur Kamera
Fitur-fitur pada aplikasi kamera dari hape ini memang terbilang biasa dan tak ada yang istimewa. Ia punya beberapa mode pemotretan standar seperti mode auto, Pro, Panorama, Continuous shot, HDR, Night, Sports, dan sebuah fitur yang cukup unik yakni Sound & shot.

Pada mode Pro, kita akan diberi keleluasaan ekstra untuk mengatur kamera, meskipun yaa pengaturan yang diberikan juga terbilang agak minim. Tapi, masih lebih baik daripada nggak ada sama sekali, kan? Disana, kita bisa setting ISO mulai di kisaran angka 100 hingga 800, White balance, hingga setting exposure (kecerahan). Sayangnya, ketika kita melakukan setting manual pada ISO, perubahan apapun yang kita berikan pada setting exposure (dengan harapan agar memaksa kamera memainkan shutter speed) takkan berpengaruh apapun.

Sementara itu, fitur yang menurut mimin cukup unik yakni Sound & shot memungkinkan kita untuk mengambil gambar, sekaligus merekam suara selama kurang lebih 9 detik. Mungkin maksudnya supaya kita bisa mendeskripsikan apa yang kita bidik itu kali yaa 😀 Hal menarik lain adalah UI dari aplikasi kamera bawaan dari smartphone ini, yang sepertinya juga menjadi standar bagi hape Samsung yang menggunakan Grace UI adalah kemudahan dalam melakukan navigasi pada kamera.

Kita hanya perlu melakukan swipe ke kiri atau kanan pada layar ketika aplikasi kamera diaktifkan, maka menu dari kamera pun akan dimunculkan. Untuk berpindah dari kamera belakang ke kamera depan (dan sebaliknya) pun cukup dengan melakukan swipe layar keatas. Tentu ini akan sangat memudahkan bagi pengguna agar dapat tetap mengoperasikan hape dengan satu tangan, karena kita tak perlu lagi menyentuh tombol menu yang terkadang letaknya jauh dari jari kita.

Untuk kamera depan, pilihan mode pemotretan yang dihadirkan bakal lebih sedikit. Tetapi nampaknya sudah lebih dari cukup karena ia punya dua mode utama yang tentu menjadi andalan ketika berfoto selfie, yakni mode Selfie, dan juga Wide selfie. Plus, ada satu mode tambahan yakni Shot & sound.


UI ini dibangun berdasarkan sistem operasi Android versi Marshmallow. Sayangnya, hanya sedikit pilihan kustomisasi tampilan yang disediakan oleh Samsung untuk perangkat ini. Atau cuma mimin aja yang nggak nemu? Entahlah..

Tapi bagi mimin, yang penting sih UI bawaannya itu bisa berjalan mulus alias mampu memberikan respon yang baik ketika dioperasikan. Iya, itu aja udah cukup kok 🙂

Layar
Panel TFT PLS LCD beresolusi qHD yang digunakan oleh Galaxy J2 Prime memang tak bisa dibilang buruk untuk perangkat sekelasnya. Ia bisa menampilkan warna dengan cukup baik, meskipun menurut mimin jelas nampak kurang tajam karena resolusi layarnya tersebut. Sudut pandang dari layarnya ini juga mimin rasa kurang baik, meskipun yaa balik lagi, masih standar hape dibawah dua jutaan lah yaa.
Ketika digunakan diluar ruangan, kita bisa coba mengaktifkan Outdoor mode untuk meningkatkan kecerahan layar dengan sangat signifikan, hanya saja mode ini hanya bisa digunakan selama 15 menit saja, setelah itu layar akan kembali meredup.

Fitur ini cukup membantu agar kita tetap dapat melihat isi konten pada layar dibawah sinar matahari, meskipun yaa efek silau masih sangat mengganggu pandangan ke arah layar.

Aplikasi

Kalau dilihat sekilas, hape ini nampak tak memiliki banyak aplikasi bawaan. Namun kalau dilihat lebih dekat, ternyata beberapa aplikasi bawaan yang disimpan dalam folder untuk membuatnya seolah-olah hanya membawa sedikit aplikasi.
Disini, kita bisa menemukan beberapa aplikasi dasar seperti kontak, gallery, kamera dsb. Sebagai tambahan, Samsung juga telah memberikan “bonus” aplikasi dari Microsoft termasuk Word, Excel, PowerPoint, OneDrive, OneNote, dan Skype. Dan tentu saja, aplikasi Google juga ada dong! Wajib itu untuk hape Android.

Plus, aplikasi dari Samsung sendiri juga sudah terinstal pada smartphone dengan bentang layar 5.0 inch ini. Sebagian besar diantaranya mungkin bakal berguna, tapi beberapa yang lain menurut mimin kemungkinan hanya akan dibuka oleh pengguna sekali atau dua kali saja. Salah satu apps bawaan Samsung yang menurut mimin bakal berguna adalah Samsung Notes.
Samsung Galaxy J2 Prime dibekali dengan chipset MediaTek MT6737T yang punya CPU Quad-core 1.4GHz Cortex-A53 64-bit, GPU Mali-T720MP2, serta dukungan RAM 1.5GB. Awalnya mimin sempat meremehkan kemampuan dari hape ini karena memang spesifikasi yang diberikan oleh Samsung untuk hape ini tergolong biasa aja dan tak terlalu istimewa untuk hape di kisaran harga yang sama.

Multitasking
Menurut penilaian mimin, performa multitasking dari hape ini terbilang bagus, meskipun nggak istimewa yaa. RAM nya memang tergolong tanggung yakni 1.5GB, akan tetapi ia dapat bekerja dengan baik dan mampu memberikan pengalaman berpindah apps yang mulus.

Tapi… Karena keterbatasan kapasitasnya itu, terkadang beberapa aplikasi harus dibuka atau dimuat ulang khususnya ketika mimin coba untuk membuka dan me-minimize lebih dari 4 aplikasi, sehingga akan mengurangi pengalaman bermultitasking nya. Sekali lagi, harap maklum yaa. Meski demikian, gejala lemot ketika mimin coba gunakan untuk ber-multitasking hampir tidak terasa. Jadi yaa, masih tergolong bagus.
Game
Seperti yang sudah mimin sebutkan sebelumnya, awalnya mimin agak meremehkan kemampuan dari hape ini dan iya, mimin tak berharap banyak ketika akan mencoba untuk memainkan game 3D bergenre FPS yang mimin uji pada hape ini, yakni N.O.V.A 3.

Tapi ternyata, hape ini mampu memberikan performa yang baik ketika mimin memainkannya. Semua berjalan lancar nyaris tanpa lag. Suhu perangkat ketika digunakan untuk bermain game pun masih terasa nyaman meski sudah digunakan selama sejam lebih. Tapi bukan berarti tanpa masalah loh yaa. Masih ingat soal ketiadaan Oleophobic coating yang sempat mimin sebutkan di halaman 1 review hape ini? Yaps, ternyata itu membawa sedikit masalah ketika digunakan bermain game, khususnya untuk urusan kenyamanan.
Ketiadaan lapisan anti minyak / anti sidik jari itu membuat layarnya terasa terlalu licin khususnya ketika jari mulai berkeringat. Dan kalau sudah demikian, terkadang layar menjadi tidak responsif sehingga membuat kita agak sulit untuk menggerakkan karakter dalam game. Tapi diluar masalah layar itu, selebihnya mimin rasa tak ada masalah.

Oke, di tes awal ini mimin anggap Samsung Galaxy J2 Prime sudah lulus! Mimin pun mulai berharap lebih pada hape ini, dan coba menginstal game lain yakni Real Racing 3 untuk mencoba kemampuannya. Tapi yaa gitu, menaruh harapan berlebih tuh emang nggak baik ya, karena kalo harapannya nggak tercapai tuh bikin kecewa dan rasanya sakiiit banget. Ibarat punya gebetan, terus ngerasa cocok dan pengen dia jadi pasangan idup, eh ternyata doi udah punya cowok. 

Belum sempat mencoba Real Racing 3 di hape ini, pada saat proses download ternyata muncul pesan horor yang memberitahukan bahwa “Penyimpanan hape tidak cukup” 
Baterai
Hal yang paling bisa dibanggakan dari hape ini selain tentunya brand “Samsung” nya adalah bagian baterai. Yaps, untuk hape dengan layar 5.0 inch, kapasitas baterai 2600 mAh memang tergolong besar banget. Apalagi resolusi layarnya cuma qHD, plus menggunakan prosesor hemat daya. Diatas kertas, harusnya sih baterainya ini bakal awet banget. Dan ternyata…
Bener banget! Mimin agak kesulitan untuk menghabiskan baterainya ini dalam sehari. Untuk pemakaian normal (kartu SIM 1 terpasang dan aktif jaringan 4G, tanpa SIM 2 tanpa microSD, kecerahan layar mendekati minimal) hape ini bisa bertahan lebih dari sehari. Sehingga di kesempatan berikutnya, mimin coba mengakalinya.

Hape mulai mimin nyalakan sekitar jam 5 pagi, baterai 100%. Lalu mimin mulai aktif menggunakannya untuk menjalankan apps standar seperti FB, IG, YouTube dan sesekali membuka aplikasi Twitter. Dan untuk bantu “menguras” baterainya, mimin setting hape ini agar layarnya tidak mati. Dan hasilnya yaa seperti diatas itu! Baterai mulai kehabisan daya sekitar jam 11 malam dengan total Screen on Time hampir 10 jam!
Sementara untuk pengisian daya baterainya, Samsung membekali hape ini dengan adapter daya dengan output 5.0V – 1A. Terus, berapa lama pengisian baterainya? Berdasarkan pengujian yang mimin lakukan, pengisian daya dari sekitar 10% ke 100% dalam keadaan hape dimatikan atau dinyalakan sama-sama membutuhkan waktu kurang lebih 2 jam 40 menit.

Kelebihan

1. Baterai

Yaps, tak perlu banyak pertimbangan untuk menempatkan fitur baterai dibagian kelebihan bagi hape ini. Perpaduan antara kapasitasnya yang tergolong besar untuk hape 5 inch, resolusi layar yang tak terlalu tajam, plus penggunaan prosesor hemat daya, mampu memberikan daya tahan baterai yang amat baik.

Sangat cocok bagi kamu yang sangat aktif di media social, yang mana kamu tak perlu khawatir untuk ketinggalan update dari temanmu, dan ketika bepergian pun tak perlu repot membawa powerbank karena kamu akan tetap dapat update sepanjang hari dengan hape ini tanpa takut lowbat.

2. Performa

Meski tak ditujukan untuk penggunaan berat seperti bermain game, namun ternyata hape ini tetap mampu menjalankan aktivitas tersebut dengan lancar. Respon dan kinerja buka tutup apps yang lancar juga menjadi poin lebih bagi para penggila socmed karena tak perlu membawa stok sabar yang terlalu banyak hanya untuk bisa membuka aplikasi.

3. Kamera

Di area pencahayaan bagus, kamera belakangnya memang nggak istimewa banget, khususnya ketika pakai mode auto. Tapi mode HDR di kamera hape ini bener-bener bisa ngasih hasil yang menurut mimin sangat bagus untuk hape sekelasnya karena mampu memproses gambar dan menghasilkan dynamic range yang luas, namun tak terkesan dipaksakan seperti hubungan antara kamu dengan dia
Apalagi ketika digunakan di area low light. Memang sih, detailnya jadi nggak bagus, tapi mungkin yang lebih penting bagi kebanyakan orang adalah minimnya noise yang dihasilkan. Meskipun tetep yaa, kamera belakangnya ini punya kekurangan lain yakni masih agak kacau untuk menentukan white balance. Tapi kalo itu sih cuma masalah software aja sih sepertinya, yang kemungkinan bisa mendapatkan perbaikan melalui update system.

Kamera depan dari hape ini juga tergolong bagus karena mampu memberikan detail yang baik (yaiyalah, resolusi 5MP) meskipun warna yang dihasilkan menurut mimin agak pudar. Tapi, yang namanya kamera depan sih sepertinya yaa cuma soal detail dan yang lebih penting adalah bisa bikin muka keliatan lebih cakep dari aslinya 😛 Ditambah lagi, kamera depannya sudah didukung dengan LED flash, yang bikin selfie mu jadi anti gelap. Link untuk hasil fotonya bisa kamu lihat di akhir tulisan ini yaa.

4. Adem

Selama pake hape ini, mimin nyaris tak merasakan gejala panas apalagi kepanasan. Saat main game pun panasnya nggak kebangetan kok, masih tergolong adem sih kalo menurut mimin.

Kekurangan

1. (Layar) Tak Ada Oleophobic Coating

Layarnya nggak pakai Gorilla Glass? Ah kalo itu sih mimin masih maklum. Tapi kok ternyata nggak ada lapisan Oleophobic coating juga? Hemm.. Ketidakhadiran proteksi layar yang satu itu membuat hape ini jadi mudah sekali kotor di bagian layarnya, sidik jari dan minyak mudah menempel dan layarnya pun terkesan terlalu licin ketika jari mulai berkeringat, sehingga akan mengganggu navigasi khususnya ketika sedang bermain game.

Dan ini juga membuat hape ini jadi terkesan lebih murah dari harga yang dibanderolnya.

2. (Layar) Resolusi

Resolusi layar yang tak terlalu tajam juga makin membuatnya terkesan lebih murah dari harga yang dibanderol. Menurut mimin, mestinya hape ini sudah menggunakan resolusi HD pada layarnya agar lebih enak dilihat.

Tapi, justru karena kekurangannya ini ia jadi memiliki keuntungan di sisi baterai dan juga performa ketika bermain game jadi lebih ringan karena GPU tak terlalu terbebani untuk melakukan pengolahan grafis pada layar yang tak terlalu tajam ini.

3. Penyimpanan Minim

Dan yang terakhir sekaligus menjadi kekurangan terbesar dari hape ini adalah penyimpanannya yang minim sekali. Saking minimnya, kita jadi tak bisa memanfaatkan fitur bawaan yang ada, seperti contohnya aplikasi Folder aman yang sudah mimin bahas pada halaman sebelumnya. Iya sih, smartphone ini memang sudah mendukung slot microSD.
Tapi biar bagaimanapun, penyimpanan internal yang cukup juga sangat penting untuk menjaga performa dan kenyamanan karena aplikasi yang terpasang pasti bakal menggunakan penyimpanan internal. Dan microSD hanya akan membantu untuk menyimpan file-file multimedia seperti foto dan video.

Kesimpulan
Jadi, sebenernya Samsung Galaxy J2 Prime itu bagus apa nggak sih? Layak beli nggak? Jawabannya sih, tergantung. Kalau kamu cuma pengen hape yang cuma bakal dipake buat selfie, yang cuma bakal buat socmed, dan “yang penting hapenya dari Samsung”, rasanya hape ini masih layak untuk dimiliki.

Tapiiiiii, kalo misalnya kamu butuh hape buat mendukung aktivitas kerjaanmu seperti misalnya untuk toko online, atau untuk urusan lain yang mengharuskan kamu ikut grup chat yang banyak serta menginstal lumayan banyak apps pendukung, rasanya kamu perlu ngelirik brand lain karena di kisaran harga yang sama, sudah ada beberapa brand lain yang menawarkan hape dengan kapasitas penyimpanan lebih besar yang bakal lebih menjamin kenyamanan penggunaannya.

Dan hape ini bakal lebih nggak cocok lagi buat kamu yang doyan main game. Percaya deh. Meskipun memang performanya oke, tapi yaa itu tadi, kapasitas penyimpanan yang imut-imut bener-bener membatasi penggunaannya.

source : Techijau



Read more ...
Tuesday, January 27, 2015

Review Lenovo Yoga B6000 Tablet

Pasar tablet murah semakin meriah dengan hadirnya berbagai pilihan tablet dari brand ternama, Lenovo. Meskipun hadir dengan harga yang terjangkau, tablet ini tak perlu diragukan mengenai kinerjanya. Lenovo Yoga B6000 dibekali dengan prosesor Quad Core dengan kecepatan 1.2 GHz dan sistem operasi terbaru 4.2 Jelly Bean. Sebagai tablet entry-level, Lenovo Yoga B6000 sangat ideal bagi semua kalangan, mulai dari pemula, anak-anak hingga orang tua. Anda dapat membaca ebook, browsing di internet, hingga menonton video dan hiburan multimedia lainnya. Dengan kualitas Lenovo yang tentunya tak perlu ditanya lagi, tablet merupakan pilihan yang begitu tepat bagi Anda yang mencari tablet dengan kualitas optimal namun tetap terjangkau.
Layar 8" yang Memukau
Meski hadir dengan harga yang terjangkau, Anda tak akan mendapatkan kualitas yang minim pada Lenovo Yoga B6000. Layarnya berukuran 8 inci dengan resolusi 1280X800 memberikan tampilan jernih, tajam dan memukau.

Performa Quad Core
Bagi Anda profesional yang membutuhkan tablet untuk mengerjakan pekerjaan kantor ataupun bagi Anda para penikmat multimedia, Anda dapat melakukan hal itu semua dengan Lenovo Yoga B6000. Tablet ini dibekali prosesor Quad Core berkecepatan 1.2 GHz serta RAM 1GB memberikan Anda kemudahan dan kelancaran dalam menjalankan berbagai aplikasi.

Konektivitas & Baterai
Anda dapat berselancar di internet dengan konektivitas WiFi yang telah dibekali pada tablet ini. Anda pun dapat menghubungkan tablet ini ke berbagai perangkat lain melalui OTG. Dibekali dengan baterai Lithium Polymer terintegrasi dengan kapasitas 6000 mAh dengan daya tahan 16 jam untuk WiFi Browsing, telfon dan mengambil gambar.

Ngaku anak gaul? mau lihat yang keren-keren? mampir ke www.pengenkeren.com
Read more ...
Tuesday, October 28, 2014

Review Himax Pure III Real Octa Core

Ternyata ponsel lokal gak kalah loh dengan ponsel luar. Himax! ya mungkin tidak banyak orang yang tau produk ini. Namun kini, sudah lumayan banyak yang sudah menggunakannya. Bahkan, ponsel ini sudah memiliki fans setia. Kebanyakan dari mereka, pada awalnya hanya coba-coba saja menggunakan produk ini. Namun, pada akhirnya mereka jatuh cinta. Hal ini terbukti dengan adanya HLC (Himax Lovers Community) yang anggotanya dari berbagai kota. HLC adalah kumpulan para pengguna Himax yang loyal pada produk Himax. Yuk kita intip apa saja kelebihan dari produk ini.


Desain Menawan & Berkelas
Kali ini Himax menyajikan smartphone dengan desain unibody yang akan menyajikan kepada Anda smartphone yang simpel namun tetap berkelas. Terbuat dari bahan polycarbonat terbaik dari salah satu pabrik terkemuka di Finlandia, yaitu Perlos. Anda tidak perlu memikirkan tentang kualitas dari material smarphone ini.

Layar 4.7" HD
Himax Pure III Real Octa Core dilengkapi dengan layar HD sentuh kapasitif dengan ukuran 4.7". Nikmati kenyamanan total ketika melihat gambar, membaca ataupun menonton video. Smartphone ini menggunakan teknologi IGZO dan menggunakan proteksi layar bernama Dragontail X glass yang akan membuat layar smarphone menjadi lebih tahan lama dan kuat.

Kamera 13 MP
Abadikan momen berharga Anda dengan kamera 13 MP yang dapat di putar hingga 200 derajat. Kini, dimanapun posisi objek yang ingin Anda tangkap, kamera dari Himax Pure III Real Octa Core akan menghasilkan foto yang sangat indah. Tampilan diperkaya dengan kualitas warna-warna lebih tajam dan detil baik saat indoor maupun outdoor. Tersedia juga flash LED yang dapat membantu pencahayaan di kondisi minim cahaya. Tak hanya itu, Anda juga dapat merekam momen dengan kualitas 1080p @30fps yang memastikan kualitas rekaman yang jernih dan tajam.

Kinerja Optimal
Tak perlu ragu mengenai kinerja dari Himax Pure III Real Octa Core. Smartphone ini didukung prosesor real octa core dengan delapan inti berkecepatan 1.7Ghz dan RAM 1GB Cortex A7 yang membuat Anda dapat dengan mudah melakukan multitasking dan bermain games dengan lancar. Ditambah dengan GPU Quad Core GPU Mali 450 MP4 memberikan tampilan grafis yang mulus sehingga Anda semakin nyaman ketika bermain games 2D maupun 3D. Smartphone ini dibekali memori internal 16GB dan juga slot memori eksternal untuk penyimpanan data yang lebih besar.

Multimedia
Aplikasi yang tertanam di dalamnya pun cukup lengkap, seperti Play Store, Gtalk Messenger, Yahoo Messenger, dan tidak ketinggalan pula aplikasi jejaring sosial, seperti Facebook, Twitter, Email, Gmail yang menjamin Anda untuk tetap eksis di dunia maya. Anda juga tak perlu khawatir akan tersesat di jalan, karena tablet ini telah dibekali GPS. Terdapat juga jack audio universal 3.5 mm sehingga Anda dapat mendengarkan musik dengan headset favorit. Dengan kapastitas 2200 mAh, Anda dapat menikmati berbagai hiburan multimedia di smartphone ini lebih lama.

Konektivitas
Himax Pure III Real Octa Core siap mengantar Anda untuk berjelajah di dunia maya dengan koneksi data yang didukung jaringan HSDPA/WCDMA/EGDE/GPRS. Untuk mendukung jaringan nirkabel, Anda pun dapat menggunakan konektivitas WiFi untuk tetap browsing di internet. Anda juga dapat mentransfer data dengan perangkat lain menggunakan Bluetooth 4.0.

pengen tampil Keren? coba click disini www.pengenkeren.com
Read more ...
Monday, October 27, 2014

Review Samsung Galaxy Note 3

Setelah lama ditunggu-tunggu, Samsung akhirnya merilis phablet andalah mereka, Samsung Galaxy Note 3. Nikmati multitasking lebih pintar dengan layar lebih besar dan lebih mudah dengan S Pen. Tampil dengan peningkatan yang siginifikan dari seri sebelumnya serta desain yang lebih slim dan elegan, lakukan lebih banyak dengan multasking bersama Samsung Galaxy Note 3.

Full HD Super AMOLED 5.7"
Mengusung layar berukuran 5.7", lebih besar dibanding pendahulunya, layarnya telah didukung Full HD dengan tingkat kerapatan hingga 386 ppi. Dipadu dengan layar Super AMOLED akan menghadirkan kontras dan saturasi yang tinggi. Bayangkan betapa jernihnya dan tajamnya warna yang ditampilan pada Galaxy Note 3. Menonton video, membaca ebook ataupun melakukan pekerjaan bisnis akan lebih nyaman.

Performa Octo-core
Samsung Galaxy Note 3 hadir dengan performa yang tidak main-main. Prosesornya dikemas dengan octa core (Quad-core 1.9 GHz Cortex-A15 & quad-core 1.3 GHz Cortex-A7)dipadu memori RAM 3 GB memastikan loading tanpa hambatan, browsing lebih lancar dan multitasking yang begitu mulus. Disebut Octa-Core karena empat buah prosesor disiapkan untuk menunjang kekuatan performa, sementara empat buah sisanya untuk tugas yang tidak terlalu menguras tenaga dan untuk menghemat daya. Sistem operasinya mengusung  Android 4.3 Jelly Bean. Ditambah dengan kemampuan yang beragam atau multitasking dan dilengkapi dengan sisi keamanan yang kuat yaitu Samsung Knox, data Anda akan tersimpan dengan aman.

13 MP BSI Sensor & Video UHD
Untuk mengabadikan berbagai momen berharga Anda, Galaxy Note 3 didukung dengan kamera utama auto focus beresolusi 13 MP dengan sensor BSI yang dapat mengoptimalisasikan hasil bidikan dengan noise yang rendah meski di kondisi minim cahaya. Fitur lainnya untuk kamera utamanya seperti Smart Stabilization, LED Flash(High CRI) dan Zero Shutter Lag. Tidak hanya itu, kemampuan merekamnya begitu impresif dengan resolusi UHD atau Ultra Full HD @30fps, melebihi kualitas Full HD. Kamera depannya beresolusi 2 MP BSI sensor dengan Smart Stabilization dan kemampuan merekam Full HD @30fps. Untuk camera mode nya dilengkapi dengan berbagai mode: Drama Shot, Sound & Shot, Animated Photo, Eraser, Best Photo, Best Face, Beauty Face, HDR (High Dynamic Range), Panorama, Sports, Golf, Surround shot, dan Live effect.

Nikmati Bersama Teman (Group Play)
Ajak semua teman Anda bersama-sama dan biarkan mereka menikmati musik secara bersamaan. Hubungkan beberapa ponsel Samsung Galaxy Note 3 ponsel untuk bermain game dan berbagi foto serta dokumen. Satukan dan koneksikan Samsung galaxy Note 3 ponsel bersama-sama dan ciptakan sistem suara yang kuat untuk mendapatkan kualitas suara yang lebih menarik dan hadirkan sebuah pesta besar.

Fitur Multi Window
Samsung Galaxy Note 3 menaikkan standar kinerja multitasking ke level yang lebih tinggi dengan memberikan pengalaman multitasking yang sebenarnya seperti membuka beberapa jendela dalam satu layar. Anda dapat mengecek email, membuat catatan, mencari arah jalan ataupun lainnya sambil melakukan panggilan, tanpa perlu pindah aplikasi. Lakukan reposisi, pindah ke mode full screen ataupun tutup window dengan mudah menggunakan smart buttons yang akan mengadaptasi ke posisi pada S Pen untuk pengalaman yang lebih menyenangkan.

Dual Kamera
Dua kamera menghasilkan satu foto yang menurut Anda luar biasa. Abadikan kesan ‘I was there’, dan simpan momen hidup Anda dengan memotret menggunakan kamera depan dan belakang. Dapatkan gambar yang Anda inginkan dengan gaya yang lebih beragam untuk Anda pilih. Dengan Dual Shot, teman dan keluarga akan berada dalam satu momen bersama Anda, tidak peduli seberapa jauh mereka berada.

Kreativitas Tanpa Batas 
Bintang utama pada Galaxy Note 3 akan kemampuannya dalam menciptakan serta mengkolaborasikan adalah S Pen yang kini telah didesain ulang untuk lebih meningkatkan presisi serta penulisan yang alami dengan bentuk yang semakin ergonomis agar lebih nyaman saat digunakan.

Saat S Pen dikeluarkan dari slot-nya, Galaxy Note 3 secara otomatis menyalakan halaman baru yang hanya membutuhkan pengoperasian cukup dengan satu sentuhan. Bagi Anda yang seringkali kehilangan barang-barang berukuran kecil, tidak perlu khawatir akan kehilangan S Pen. Dalam Galaxy Note 3 ini, S Pen telah dilengkapi dengan fitur alarm yang akan muncul saat pengguna lupa memasukkan kembali S Pen ke dalam slot-nya. 

Memilih dan atau memotong gambar serta tulisan atau konten lainnya memiliki pengalaman yang sama seperti saat Anda menggunakan mouse. Saat tombol sisi S Pen ditekan, S Pen dengan pintarnya mengetahui kalau pengguna ingin memilih suatu konten dari layar. Potong, tandai atau salin konten yang Anda temukan ke aplikasi lain dengan mudah.

Fitur andalan dari S Pen untuk Galaxy Note 3 yaitu Air Command yaitu pop-up window yang akan muncul secara otomatis melalui S-Pen dan menawarkan akses cepat ke beberapa fitur seperti Action Memo, scrapbook, dan S Finder search option. Bagi Anda penggemar flip cover, Anda kini juga dapat menggunakan S Pen dalam keadaan cover tertutup.

S Voice
Lewat fitur ini Anda dapat berbicara dengan smartphone Anda sebagai lawan bicara seperti layaknya kepada manusia melalui perintah suara tertentu. S Voice dapat mendeteksi pertanyaan atau perintah suara untuk mengaktifkan fungsi/fitur yg ada pada Samsung Galaxy Note 3, mulai dari menelepon, mengirim SMS dan e-mail, mengatur volume, memainkan lagu, mengatur aba-aba kapan kamera mulai memotret dan lainnya. Anda bahkan dapat memberitahu Samsung Galaxy S III untuk mematikan alarm selama beberapa menit dan membiarkan Anda untuk tidur kembali.

Smart Pause
Tidak perlu lagi menekan tombol pause saat sedang menyaksikan video yang sedang terputar pada layar. Dengan fitur Smart Pause, video dengan sendirinya masuk mode Pause saat Anda mengalihkan pandangan dari layar dan Resume saat Anda kembali menatap layar ponsel. Kini, Anda tak perlu lagi kehilangan momen video bahkan dalam hitungan detik sekalipun.

Air View/Air Gesture
Samsung meningkatkan pengalaman smartphone Anda dengan cara yang lebih baik, seperti fitur Air Gesture berikut ini. Fitur ini memungkinkan Anda untuk menjawab panggilan telepon hanya dengan melambaikan tangan di atas ponsel tanpa menekan layar. Tidak hanya itu, ganti musik, berselancar di internet juga saat menikmati hasil berbagai tangkapan kameranya. Semudah itu. Sementara Air View membuat Anda mampu memperbesar tampilan konten, foto, email dan mengakses speed dial hanya dengan menempatkan tangan dengan jarak sekitar 5 cm di depan layar, bahkan saat Anda mengenakan sarung tangan.

Story Album
Fitur yang menghadirkan sebuah album untuk setiap momen. Miliki Samsung Galaxy Note 3, dan atur foto dalam satu album berdasarkan urutan peristiwa tertentu atau disesuaikan dengan cara yang Anda inginkan. Anda bahkan dapat menerapkan tema dan memilih berbagai layout. Terakhir, Anda dapat mencetak foto dan simpan semua memori berkesan di tangan Anda.

Konektivitas
Samsung Galaxy Note 3 telah dirancang untuk memberikan konektivitas hanya dengan sentuhan jari Anda. Smartphone ini dapat menjalankan GPRS, EDGE, 3G dan HSDPA+ yang membuat Anda tetap terhubung pada setiap saat dimanapun Anda berada. Untuk melengkapi kegiatan nirkabel Anda, smartphone ini juga dibekali Wi-Fi untuk menjalankan kegiatan nirkabel. Teknologi Bluetooth dan NFC membantu Anda berbagi file dengan teman atau keluarga.

See More Smartphone Here!

pengen tampil Keren? coba click disini www.pengenkeren.com
Read more ...

Smartphone Pilihan Anda (Samsung Galaxy Core)

Samsung kembali memberikan pilihan bagi Anda yang menginginkan smartphone Android dengan kinerja maksimal namun harga yang terjangkau. Samsung Galaxy Core mengusung sistem Dual SIM serta didukung sistem operasi Android terbaru Jelly Bean dan prosesor Dual Core. Dengan desain khas Samsung yang melengkung di sisi sampingnya dan dinamis, Samsung Galaxy Core dapat menjadi jawaban yang tepat atas kebutuhan komunikasi Anda.

Dua Kartu, Dua Pilihan
Bagi Anda yang memiliki kartu SIM lebih dari 1, Samsung Galaxy Core bisa menjadi pilihan bagi Anda. Berjalan di jaringan GSM 900/1800/1900/2100 MHz, handphone ini siap mendukung dua kartu SIM yang mampu hidup secara bersamaan.

Performa Dual Core
Berbekal dengan prosesor Dual Core Cortex A5 dengan chipset Snapdragon MSM8225 S4 Play berkecepatan 1.2 GHz dan didukung RAM 1 GB membawa peningkatan kinerja untuk melakukan multitasking tanpa masalah, konsumsi daya lebih hemat serta transisi lebih mulus. Untuk pemrosesan grafis, tablet ini menggunakan chipset Adreno 203 sehingga dapat menjalankan game 2D & 3D serta berselancar internet dengan baik. Untuk sistem operasinya telah didukung dengan Android OS terbaru, 4.1 Jelly Bean.

Dual Kamera
Samsung Galaxy Core telah mendukung dual kamera untuk membantu Anda mengabadikan berbagai momen berharga dalam hidup Anda. Kamera belakangnya beresolusi 5 megapiksel dengan kemampuan Auto Focus dan LED flash yang mampu merekam video dengan kemampuan 480p @30 fps. Kamera depan memiliki resolusi VGA yang dapat digunakan untuk melakukan panggilan video.

Smart Stay
Smart Stay akan mendeteksi arah pandangan mata kita lewat sensor yang terdapat pada handpone. Layar akan terus menyala selama mata kita terus menatap layar. Sensor tersebut aktif bekerja sesuai dengan pengaturan waktu screen time out, jika Anda mengatur screen time out 30 detik maka setiap 30 detik sekali sensor akan melacak mata Anda. Dengan fitur inovatif ini, akan memudahkan Anda ketika sedang membaca e-book ataupun browsing di halaman web dengan mempertahankan tampilan yang cerah untuk menjaga kenyamanan penglihatan Anda.

Smart Alert
Samsung Galaxy Core akan memberi tahu Anda panggilan tak terjawab, pesan baru ataupun tanggal kegiatan penting dengan memberikan sentuhan getar singkat. Dengan fitur ini, Anda tak perlu khawatir ketika sedang pergi dan meninggalkan handphone.

Konektivitas
Smartphone ini telah dirancang untuk memberikan konektivitas cukup dengan sentuhan jari Anda. Berjalan pada jaringan GSM, handphone ini dibekali dengan koneksi jaringan hingga HSDPA dan Wi-Fi untuk kebutuhan berinternet. Teknologi Bluetooth 3.0 datang dengan fitur A2DP untuk moda pengiriman data dan suara yang lebih optimal. Untuk Anda yang gemar menimbun data, slot microSD telah disiapkan dan mampu menampung data hingga 32 GB. Tidak berhenti sampai di situ, slot microUSB v2.0 juga disiapkan untuk memudahkan Anda mengisi daya atau menyambungkan handphone ke perangkat lain.

pengen tampil Keren? coba click disini www.pengenkeren.com
Read more ...