Sunday, November 3, 2013

Inilah penyebab dan Cara Yang Bisa Kita Lakukan Saat Komputer BSOD (Blue Screen)

Dari sekian banyak masalah yang dialamai oleh komputer atau laptop. Rasanya tidak lengkap kalau kita tidak membahas BSOD (Blue Screen Of Dead). walaupun mungkin ada yang belum pernah mengalaminya, namun troubleshooting BSOD ini suatu saat mungkin akan ada alami. Sebenarnya apasih BSOD itu?. BSOD adalah istilah yang dikenal luas untuk layar yang ditampilkan pada Windows saat mengalami kesalahan sistem (Stop Error). Faktor yang bisa menyebabkan terjadinya BSOD ini diantaranya disebabkan oleh Software tidak cocok ataupun hardware yang sudah tidak bagus. Biasanya Troubleshooting ini akan menampilkan informasi yang terlihat dalam layar berwarna biru (blue screen). Berikut ini adalah beberapa informasi yang ditampilkan pada BSOD, apa penyebabnya, dan bagaimana cara menanggulanginya.
A. IRQL_NOT_LESS_OR_EQUAL (0X0000000A) 
Pesan Error tersebut biasanya disebabkan karena adanya ketidakcocokkan driver yang diinstall. Berikut adalah penyebab lebih lengkapnya:
  1. Masalah Driver yang Crash (bentrok) atau tidak cocok.
  2. Masalah Video Card Adapter (VGA) yang mencakup video card yang di overclock melebihi batas atau baru mengganti video card dan belum menguninstall VGA lama dari chipset berbeda.
  3. Masalah Audio Card yang meliputi kesalahan konfigurasi atau bug dalam driver sound card.
  4. Setting BIOS yang kurang tepat.
Bagaimana Cara Menanggulanginya?
Ada beberapa cara yang bisa kita lakukan sendiri diantaranya:
  1. Kemungkinan muncul setealh menginstall driver, system service, ataupun firmware yang salah. Jika pesan Stop memberikan daftar nama driver, disable, hapus, atau roll bak (mengembalikan driver ke versi yang bekerja denagn baik) driver yang salah tersebut. jika men-disable atau menghapus driver menyelesaikan masalah, hubungi manufaktur device (hardwaer) yang bermasalah untuk kemungkinan update driver yang tersedia. 
  2. Pesan Stop ini juga mungkin terjadi karena hardware yang rusak atau bermaslah. Jika pesan Stop menunjukkan sebuah kategori device tertentu (Video atau disk adapter, contohnya), coba lepas atu ganti hardware tersebut untuk menentukan apakah benar hardware tersebut sumber masalahnya. 
  3. Jika mengalami pesan Stop ini ketika meng-upgrade Windows XP dari SP2 ke SP3, kemungkinan permsalah terjadi akibat driver yang tidak compatible (tidak sesuai), system service, scanner virus, atau backup. Untuk mencegak hal ini, sebelum melakukan update Windows, konfigurasi hardware menjadi seminim mungkin fiturnya, dan hapus semua driver third-party (tambahan) dan sistem servis (termasuk antivirus). Setelah update Windows selesai, hubingi manufacture hardware untuk mendapatkan update yang compatible dengan versi service pack (sp) Windows XP nya.
  4. Cara terakhir adalah coba mereset setting-an BIOS menjadi seperti semula (default).
2. NTFS_FILE_SYSTEM atau FAT_FILE_SYSTEM (0X00000024) atau (0X00000023) 
Masalah ini bisa terjadi file sistem Ntfs.sys. Cara mengatasinya adalah:
  1. Lakukan pengecekan dengan memeriksa kabel SATA atau PATA atau cek partisi dengan tool chkdsk.
  2. Cek Tool yang biasa anda gunakan untuk memonitor sistem secara terus menerus (seperti antivirus, program backup, atau program disk defragmenter) apakah sudah kompatibel dengan Sistem operasinya. Beberapa disk atau adapter ada yang dipaketkan dengan software diagnosa yang bisa digunakan untuk melakukan test hardware.
  3. Memori nonpaged pool mungkin terkuras yang dapat menyebabkan sistem untuk berhenti. Anda bisa menyelesaikan masalah ini dengan menambahkan RAM, yang akan meningkatkan kuantitas dari memori nonpaged pool yang tersedia untuk kernel.
3. UNEXPECTED_KERNEL_MODE_TRAP (0X0000007F)
Bila mendapatkan pesan seperti diatas, dapat disebabkan karena overclock hardware yang berlebihan, komponen komputer yang kepanasan, BIOS yang korup, dan memory serta CPU yang cacat.
4. DATA_BUS_ERROR
pesan ini disebabkan karena adanya kemungkinan bahwa memory atau slot memory di motherboard rusak, bisa juga karena kerusakan motherboard, harddisk. Cara mengatasinya yaitu dengan cara ganti hardware yang rusak.
5. PAGE_FAULT_IN_NONPAGED_AREA (0X00000050)
Pesan tersebut disebabkan adanya kerusakan hardware, termasuk memory utama, memory video card, atau memory di processor (L2 Cache), serta software yang tidak compatible. Cara mengatasinya:
  • Jika memasang hardware baru sebelum terjadi errror, lepas dan gantilah dengan hardware baru untuk menentukan apakah hardware tersebut yang menyebabkan kerusakan ini. Anda juga dapat menjalankan software diagnosa yang disuplai oleh manufaktur hardware anda untuk mengecek apakah hardware tersebut rusak atau tidak.
  • Pesan tersebut dapat terjadi setelah menginstall driver yang salah atau system service. Jika sebuah nama file disebutkan, cobalah men-disable, menghapus, atau roll back drivernya. Disable service atau aplikasi dan pastikan hal ini menyelesaikan masalah. Jangan lupa untuk menghubungi manufacture hardware tentang update driver yang tersedia. Jika driver baru tidak tersedia, coba gunakan driver dari alat yang mirip. Misalnya, printer model 1100C menyebabkan pesan stop 0X0000050, gunakan driver printer untuk model 1100A atau model 1000.
6. INACCESSIBLE_BOOT_DEVICE (0X0000007B)
Disebabkan karena adanya kesalahan dalam konfigurasi jumper harddisk yang salah, virus boot sector, driver IDE Controller yang salah, atau kesalahan driver chipset. Biasanya masalah ini timbul pada saat startup Windows apabila Windows tidak dapat membaca data mengenai system boot partition. Bisa juga disebabkan karena harddisk yang error, file boot.ini yang cacat (corrupted). Bila tidak ada msalah pada disk driver, partisi dan file boot. ini (ketika dua operating system terinstall) coba cek settingan booting pada BIOS. Apabila masalah ini muncul ketika sedasng melakukan upgrade Windows, itu dapat disebabkan adanya hardware yang tidak kompatibel dengan windows. cara mengatasinya yaitu coba lepas hardware yang bermasalah atau cari driver yang sesuai untuk Windowsnya.
7. VIDEO_DRIVER_INIT_FAILURE (X000000B4)
Kesalahan terjadi pada instalasi driver video card yang kurang sempurna, restart pada saat instalasi atau juga dapat terjadi karena kesalahan dalam instalasi driver dan ada konflik dengan hardware grafis (parallel or serial port). cara mengatasinya adalah dengan masuk ke safe mode, lihat apakah masalah terinstall, jika terinstall silahkan mengupgrade driver graphic card terbaru dan bila masih gagal kemungkinan disebabkan oleh kartu grafis dan port paralel.
8. BAD_POOL_CALLER (0X000000C2)
Pesan kesalahan ini dapat terjadi karena kesalahan atau driver yang tidak kompatibel. Sering terjadi saat melakukan instalasi XP dari upgrade, atau bukan dari install baru. cara mengatasinya adalah dengan melepas hardware yang bermasalah/cari driver yang sesuai untuk windowsnya atau cabut RAM, tukar/pindah-pindahkan slot-nya.
9. PEN_LIST_CORRUPT
pesan ini terjadi karena adanya kerusakan RAM. solusinya dengan cara mengganti RAM tersebut.
10. MACHINE_CHECK_EXCEPTION(X0000009C)
Disebabkan oleh cacatnya hardware (memori, CPU, bus, power supply) atau yang di overclock secara agresif, serta power supply yang kekurangan daya atau rusak. cara mengatasinya adalah dengan mengganti komponen hardware yang cacat (memory, power supply, dsb).

sumber : puengen-pinter.blogspot.com

Lihat Troubleshooting lainnya disini.


Title: Inilah penyebab dan Cara Yang Bisa Kita Lakukan Saat Komputer BSOD (Blue Screen); Written by Deva Ardiansyah; Rating: 5 dari 5

2 comments:

  1. mas langkah pertama yang dilakukan saat bluescreen apa ya, soalnya keybord dan mouse tidak bisa digunakan, terimakasih

    ReplyDelete
  2. Sya habis update driver. Hbs di install kok jadi blank screen yah

    ReplyDelete